Harlah NU Digelar. Kakan Kemenag Beri Apresiasi

0
7
Harlah
Pasaman Barat | AndoraNews : Puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama tingkat Pasaman Barat, Kamis (1/2) digelar di komplek Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Muttaqin di Situmang, Kecamatan Sungai Aur, Kabupaten Pasaman Barat.

Selain pengurus dan keluarga besar NU bersama warga Ponpes Al-Muttaqin, peringatan hari kelahiran NU ke-101 tingkat kabupaten itu, dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, diwakili Kasubbag Tata Usaha, Sufrinas, Kapolres Pasaman Barat, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasaman Barat.

Sufrinas, melalui sambutannya menyampaikan, atas nama keluarga besar Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, pihaknya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada keluarga besar NU se Pasaman Barat, hari merayakan hari ulang tahun NU ke-101 tingkat kabupaten.

Pada momen Harlah ke-101 NU tingkat kabupaten hari ini,, ulas Sufrinas, menyampaikan permohonan maaf kepala kantor. Di hari bersejarah bagi keluarga besar NU se Pasaman Barat di Ponpes Al-Muttaqin, Situmang Kecamatan Sungai Aur, tidak sempat hadir secara pribadi. Pada kesempatan mulia ini, Kasubbag Tata Usaha ditugaskan untuk hadir, mewakili lembaga pada kesempatan ini.

NU, ulas Sufrinas, bukan saja sebagai salah satu organisasi keagamaan Islam terbesar dan ada di setiap provinsi hingga tingkat nagari dan jorong, seperti di Pasaman Barat. NU adalah, salah satu kekuatan bangsa melaksanakan pembangunan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui lembaga pendidikan, dan selalu setia menjunjung tinggi nilai agama, peradaban dan kemajemukan yang ada di negeri ini.

Sebagai pergerakan ulama, kata Sufrinas, NU bersama pengurus, kader dan keluarga besarnya, termasuk organisasi sayap, yang terstruktur mulai tingkat pusat, provinsi, kabupaten dan kota hingga ke tingkat jorong, seperti di Pasaman Barat, terus berupaya memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Kata kunci yang patut menjadi perhatian bagi warga dan keluarga besar NU di Pasaman Barat adalah, terdapat pada konsep washatiyah, konsep moderatif yang melihat segala konteks. Jika pada konsep ini, tambah Sufrinas, berhasil dibumikan ke dalam semua kalangan, maka indah keanekaragaman menjadi kenyataan dan bisa dinikmati bersama.

Ketua PC NU Pasaman Barat, Nasrullah Sudirman, mengakui, tanpa begitu terasa ternyata telah lebih satu abat usia NU. Kendati demikian, segenap pengurus melalui program kerja organisasi, terus berupaya untuk menjadi lebih baik, dan selalu mendapat tempat di tengah masyarakat.

Seiring makin dekat dan antusiasnya kader, aktivis bersama generasi muda NU di dunia perpolitikan saat ini, apakah sebagai kader maupun aktivis NU, pihaknya minta agar tetap mematuhi kaedah organisasi, patuh dan taat pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sejauh ini hubungan NU Pasaman Barat dengan pemerintah daerah di Pasaman Barat selalu terpelihara, tetap terjalin dengan baik, dan warga NU Pasaman Barat mendukung program pemerintah, terutama menjalankan program pemberdayaan syiar Islam, program berobat gratis dan sebagainya. (gmz)

IKLAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini