Kakanwil Kemenag, Tinjau Proyek SBSN KUA Kecamatan Talamau

0
33
kanwil
Pasaman Barat | AndoraNews : Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Mahyudin bersama rombongan, Rabu (6/12) meninjau bangunan proyek Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Talamau di Talu.

Lokasi yang dijadikan bangunan gedung baru KUA Kecamatan Talamau, yang dimulai pekerjaannya semenjak bulan Mei 2023 lalu, didirikan di tanah bekas kantor PA (Pengadilan Agama) Talu, yang sejak beberapa tahun lalu pindah ke ibukota kabupaten, Simpang Empat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Rali Tasman, didampingi Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Ronaldi, Kepala KUA Talamau, Zuarman, menjelaskan, Alhamdulillah di Kecamatan Talamau, Pasaman Barat, dibangun bangunan kantor, yang didirikan di atas bekas bangunan PA Talu. Seiring pindahan bangunan kantor PA Talu ke Simpang Empat, pada beberapa tahun lalu.

Berhubung tidak dipakai dan tidak berfungsinya lagi bangunan PA Talu, setelah bangunan megah PA Talu difungsikan di Simpang Empat. Pihak Mahkamah Agung, melalui Pengadilan Tinggi Agama Padang, dan pimpinan PA Talu tanah berikut bangunan bekas kantor PA Talu itu dihibahkan kepada Kementerian Agama, yang selanjutnya ditindaklanjuti Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, dan Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat.

“Atas nama Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat dan KUA Kecamatan Talamau, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada pihak Mahkamah Agung, melalui Pengadilan Tinggi Agama Padang, dan Pengadilan Agama Talu di Simpang Empat, atas perhatian dan kepedulian memberikan perhatian kepada Kementerian Agama, melalui Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, sehingga bangunan baru melalui proyek SBSN dikerjakan”, katanya.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Mahyudin, mengingatkan, pembangunan gedung KUA Kecamatan Talamau di wilayah kerja Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat adalah satu-satunya bangunan proyek SBSN KUA yang dikerjakan di tahun anggaran 2023 ini.

Mahyudin, ingatkan pihak kontraktor bersama pihak terkait, agar melakukan pekerjaannya sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. “Perhatikan jadwal dan hal-hal yang berkaitan dengan beban kerja yang dilaksanakan pada setiap harinya.

Mengerjakan proyek SBSN, seperti pembangunan Balai Nikah dan Sarana Manasik Haji, KUA Kecamatan Talamau, bukanlah proyek asal dan bisa dikerjakan sesuai kehendak pekerjanya. Proyek SBSN adalah bangunan yang alokasi anggarannya berasal dari anggaran keuangan negara.

Untuk itu, ingat Kepada Kanwil lagi, maka tidak ada alasan bagi siapa saja yang terlibat untuk tidak peduli dengan kesepakatan, termasuk kontrak yang telah disepakati. Mengingat aturan dan ketentuan yang ada, laksanakan tugas masing-masing, sesuai tugas dan tanggung jawab yang ditetapkan. (gmz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini