Kurangnya Pasokan BBM, Penyebab Terjadi Antrian di SPBU

0
48
Kurangnya
Pasaman Barat | AndoraNews : Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Basuki, menjelaskan, kurangnya pasokan BBM (Bahan Bakar Minyak) di sejumlah SPBU (Stasiun Pengisian Bahanbakar Umum), khususnya di Pasaman Barat adalah penyebab terjadinya antrian.

Dari penjelasan pemilik SPBU di Pasaman Barat yang diminta penjelasan masing-masing, terang Agung Basuki, sejak beberapa waktu terakhir, pasokan BBM dari gudangnya di Padang, terutama jenis pertalite dan solar, khususnya di Pasaman Barat membuat masyarakat mengeluh dan antrian panjang di setiap SPBU yang ada juga terjadi.

Penjelasan ini disampaikan, Kapolres Agung Basuki, menjawab wartawan usai memimpin penanaman pohon di kawasan pantai Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisir, Kecamatan Sasak Ranah Pasisir, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (15/11).

Dari penjelasan pemilik SPBU di Pasaman Barat, ulas Agung Basuki, jatah BBM yang dipasok dari gudang minyak di Padang pada setiap hari mencapai 16.000 ton pada setiap harinya. Saat ini, pasokan BBM untuk Pasaman Barat berkurang menjadi 8000 ton.

Artinya, terang Agung Basuki lagi, ketersediaan BBM di setiap SPBU se Pasaman Barat, pada setiap harinya terus berkurang. Sementara permintaan masyarakat akan ketersediaan serta bisa diisi di kendaraan masing-masing, jumlahnya tetap seperti biasa.

Mengetahui pasokan BBM di setiap SPBU, khususnya di Pasaman Barat, kata Kapolres, ternyata kondisi itu pula yang dimanfaatkan para pengecer membawa dirigen, agar diisi petugas SPBU, termasuk pemilik kendaraan yang tenlki di kendaraannya diubah dari biasanya.KURANGNYA

Untuk menertibkan pengisian BBM di setiap SPBU, tambah Agung Basuki, beberapa hari lalu, pihaknya secara terpadu dan terprogram melakukan, razia di SPBU Batang Toman Simpang Empat hari Selasa kemarin, selain mengatur lalulintas kendaraan di sekitar SPBU itu, pihaknya juga melakukan penertiban pengisian BBM bagi pengecer yang membawa sejumlah dirigen di SPBU itu.

Kasat Lantas Polres Pasaman Barat, IPTU. Irsyad Fathur R, jelaskan, razia ke setiap SPBU, seperti di Batang Toman Simpang Empat, merupakan bentuk dan upaya Satlantas Polres Pasaman Barat, menjaga kelancaran arus lalulintas dan kenyamanan para pengguna jalan raya di sekitaran SPBU.

“Kita melakukan pengaturan arus lalulintas di depan SPBU ini karena, dilokasi tersebut sangat padat kendaraan akibat panjangnya antrian mobil yang ingin mengisi BBM di SPBU”, katanya.

Selain melakukan pengaturan arus lalulintas di saat jam sibuk, terangnya, pihaknya juga melakukan penindakan kepada puluhan pengendara yang melanggar aturan berkendara dan tidak melengkapi surat kendaraan.

Kepada para pelanggar, ingat Kasat Lantas itu, pihaknya memberikan sanksi tilang manual dan diwajibkan untuk melengkapi surat-surat kendaraan dan syarat berkendara seperti menggunakan Helm kaca spion, membawa SIM dan STNK. (gmz)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini