Pemuda Sebagai Pewaris Dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia

1
86
Sebagai
PASAMAN BARAT – 28 Oktober adalah hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, di mana pada hari Ahad 28 Oktober tahun 1928,tepatnya 95 tahun yang lalu, berkumpullah para para pemuda dan pelajar yang berorientasi ke depan dengan gagasan kebangsaan.

*KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH-DARAH JANG SATOE, TANAH INDONESIA.
KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA. KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATUAN, BAHASA INDONESIA.

Yang kita tahu, pada tahun 1928 itu, Negara Kesatuan Republik Indonesia belum merdeka, tapi para pemuda masa itu telah mampu menggagas ide-ide persatuan yang terangkum sangat indah dalam naskah Sumpah Pemuda.

Di mana, ikrar tersebut meski terdiri dari tiga butir, yaitu bertanah air satu, berbangsa satu, dan berbahasa satu, namun dari ke Tiga hal inilah lahir faktor penting dalam membangun negara kita.

Makna sumpah pemuda dapat dirasakan dalam keteguhan tekad pemuda untuk mempersatukan Indonesia dalam semangat nasionalisme yang membara.

Untuk itu, pada kesempatan ini sudah sewajarnyalah dan sudah sepatutnya pula kita memanjatkan doa kepada Allah SWT. agar mereka para Pahlawan bangsa sebagai deklarator Sumpah Pemuda, sesuai amal dan baktinya terhadap bangsa dan negara yang kita cintai ini
untuk mendapatkan tempat yang layak di sisi-Nya, Aamiin…

Setiap tanggal 28 Oktober, yang kita peringati sebagai hari Sumpah Pemuda, tentu selalu terbayang bagi kita adalah semangat heroisme yang tak kenal lelah para pemuda masa itu dalam mempersiapkan teks, hingga sampai ikrar mendeklarasikan gagasan perjuangan dalam bentuk ide yang cemerlang tentang kebangsaan Indonesia.

Meskipun kita tahu pada saat itu, jangankan wujud sebuah kemerdekaan, bentuk sebuah negara saja belum terlihat.

Namun Manifestasi keinginan dan semangat, tekat untuk mewujudkan berdirinya sebuah Negara Kesatuan Republik Indonesia, agar terlepas dari cengkraman penjajahan sudah tak terbendung.

Hingga akhirnya gagasan dan ide-ide atau cita-cita kebangsaan tersebut terangkum sangat indah dalam deklarasi *Sumpah Pemuda.

Itu makanya, Hari Sumpah Pemuda adalah momentum yang sangat penting dan bagian yang tak dapat terpisahkan dari mata rantai perjuang bangsa Indonesia.

Sebab *Sumpah Pemuda selain membangkitkan kesadaran seluruh rakyat Indonesia sebagai bangsa yang satu, melalui Sumpah Pemuda, perjuangan rakyat Indonesia tidak lagi bersifat kedaerahan, melainkan sudah menjadi kesatuan yang kuat.

Keutuhan, Kesatuan dalam bingkai kedaulatan itulah yang sangat kita butuhkan saat ini, Apa lagi di era kini, Indonesia tidak sedang baik-baik saja, kita masih rasakan belunggu penjajahan, ada upaya menggiring Indonesia menjadi negara kapitalis di bawah naungan intervensi kolonialisme asing, meskipun tidak dalam bentuk fisik, namun aroma penjajahan itu sudah mulai membelenggu sendi-sendi kehidupan kemerdekaan kita.

Untuk itu, momentum historis *Sumpah Pemuda sebagai hari bersejarah ini, dapat hendaknya dijadikan manifestasi kepeloporan bagi Pemuda era millenial, maupun mahasiswa, untuk kembali peduli terhadap kemurnian cita-cita persatuan.

Kepedulian Pemuda dan mahasiswa untuk kembali mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan sejajar dengan bangsa-bangsa lain, sedang dinantikan.

Kita semua harus menyadari, Sumpah Pemuda lahir, bukan saja ingin melepaskandiri dari cengkraman penjajahan, tapi lahir dari semangat ke bhineka tunggal ika an atau kemajemukan yang ada di Republik ini.

Mari kita warisi, kepiawaian dan semangat para Pemuda 95 tahun yang silam dalam mendeklarasikan Sumpah Pemuda hingga mampu merekatkan persatuan.

Momentum sejarah tersebut, terbukti telah berhasil menyatukan tekat dan semangat seluruh komponen bangsa Indonesia dalam melakukan perlawanan dan mengusir penjajahan.

Perlawanan terhadap kolonialisme dan imperialisme tersebut tentu bertujuan mewujudkan suatu negara yang berdaulat adil dan makmur.

Melalui tekat dan semangat Sumpah Pemuda dalam memperjuangkan dan tetap menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI dari adanya upaya rongrongan terhadap disintegrasi bangsa saat ini, mari kita bangun kembali *Solidaritas Pemuda secara berkelanjutan untuk Indonesia Maju.

Sudah saatnya Pemuda dan mahasiswa, kembali memainkan perannya secara optimal dalam merekat kembali makna dari *SUMPAH PEMUDA.

Sebab Sumpah pemuda bukan hanya sekedar syarat perekat saja, tetapi diperlukan solidaritas Pemuda secara berkelanjutan dan konsekuensi dalam menjaga dan merawat kemajuan bangsa ini.

Jika Pemuda dan mahasiswa solid, maka bangsa Indonesia akan terjaga dari usaha mereka, yang ingin memecah belah, juga mampu menyelamatkan dari adanya usaha asing ingin menguasai sumber daya alam,
melalu pelemahan sumber daya manusianya.

Kini saatnya, Pemuda dan mahasiswa untuk selalu mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain, khususnya menjadi Pemuda dan mahasiswa yang tumbuh berkarakter, hingga memiliki kapasitas unggul dalam persaingan global yang semakin hari semakin kompetitif.

Indonesia adalah bangsa yang besar, yang memiliki hampir semua sumber daya alam yang ada di dunia ini.

Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika, sejak dulu kala telah memiliki Sumber daya alam melimpah, sumber daya manusia unggul, terbukti melalui sejarah leluhur dengan kebudayaan berkarakter, toleran dengan semangat heroisme hingga menjadi bangsa yang hebat.

Dengan menjiwai Sumpah Pemuda, maka akan terwujud Pemuda sesuai dengan semangat perjuangan dalam merebut kemerdekaan, sebab kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa.

Mari kita warisi semangat tersebut dengan tetap memiliki inovasi dan kreatifitas yang tinggi dalam berkompetisi, dengan tetap mengedepankan orientasi pada persatuan, kedaulatan dan kejayaan bangsa Indonesia.

Semangat Pemuda 95 tahun yang lalu harus terus melekat dan menjadi tanggung jawab semua dalam mempersatukan bangsa untuk meraih masa depan Indonesia yang cemerlang dalam semua bidang.

Mari kita pegang teguh komitmen *SUMPAH PEMUDA, dalam menjaga keutuhan bangsa, dengan tetap menjunjung tinggi, nilai-nilai Pancasila dalam ke Bhineka Tunggal Ika an.

*SELAMAT HARI SUMPAH PEMUDA.

Bangsa yang besar, adalah bangsa yang memiliki Pemuda, Pemuda yang mampu menghormati, menjaga serta mewarisi, jasa para Pahlawan sebagai pendiri bangsa …

Ditulis oleh :

Zoelnasti
Pimred Ajopasbarandoranews. com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini