Turnamen Layang layang Pertama Kali Dilaksanakan di Giri Maju

0
102
Layang layang
Giri Maju | AndoraNews : Turnamen layang layang pertama kali dilaksanakan di Giri Maju disaksikan oleh ratusan Warga Giri Maju, hingga hampir tumpah ruah memenuhi lapangan bola kaki Nagari Giri Maju Kecamatan Luhak Nan Dua Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar, pada Rabu (29/11/2023).

Sebelum pelaksanaan putaran final festival layang-layang hari ini digelar, kegiatan open turnamen layang-layang ini telah di mulai dan dibuka sejak Rabu (01/11/2023) lalu oleh Pj. Wali Nagari Giri Maju, yang disaksikan oleh ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah.

Hari Rabu siang ini, berketetapan hari yang sama, namun tanggal yang berbeda, di acara penutupan dan sekaligus final open turnamen layang-layang ini, selain dihadiri oleh Pj. Wali Nagari Giri Maju,Ratna Sari yang didampingi oleh Sekretaris Nagari, Indra Budi beserta perangkat Nagari lainnya, juga terlihat dihadiri lengkap oleh Badan Musyawarah Nagari Giri Maju, dan ratusan masyarakat setempat serta diramaikan juga oleh puluhan suporter peserta final layang-layang yang baru pertama kali dilaksanakan di Giri maju ini.

Ketua Panitia Turnamen layang-layang 2023 Giri Maju, Danang Panjiwana mengatakan, festival layang-layang yang telah dilaksanakan sejak tanggal 1 Nopember lalu ini adalah dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda ke – 95 dan sekaligus sebagai ajang upaya mempromosikan Nagari Giri Maju melalui Turnamen Layang-Layang.LAYANG LAYANG

“Festival layangan ini awalnya hanya khusus untuk warga Giri Maju dan sekitarnya, namun karena peserta yang hadir untuk mendaftar diikuti dari berbagai wilayah yang ada di Sumbar, maka kita tetap membuka dan menerimanya, akhirnya ribuan peserta yang tedaftar, semua dapat mengikuti event ini sampai berakhir di final. Alhamdulillah, melalui ajang ini sekaligus kita dapat memperkenalkan Nagari Giri Maju kepada peserta dari berbagai yang mengikuti festival ini,” ungkap Danang.

Sementara itu, Pj. Wali Nagari, Ratna yang didampingi Sekretaris Nagari, Indra Budi menyampaikan, Turnamen Layang-Layang ini awalnya merupakan inisiatif dari anak-anak muda Nagari yang dimotori oleh Kepala Jorong Giri Maju, dalam pelaksanaanya ternyata mampu memberikan dampak positif untuk masyarakat,terutama melalui kuliner -kuliner yang di jual oleh masyarakat, dan akhirnya dapat membantu meningkatkan perekonomian warga Giri Maju.

Pj. Wali Nagari mengapresiasi panitia dan khususnya anak muda yang diniliai cerdas serta kreatif dalam upaya mempromosikan nagarinya melalui Turnamen Layang-Layang yang baru pertama kali digelar di Nagari Giri Maju ini.

Dalam pernyataannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang lomba dan hiburan semata, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan, salah satunya peningkatan ekonomi bagi masyarakat Giri Maju selama kegiatan berlangsung.

“Kami selaku pemerintah Nagari mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, sebab dengan adanya acara ini, banyak dampak positif yang dicapai, seperti untuk pedagang-pedagang kecil dalam upaya meningkatkan perekonomiannya,”
terang Ratna.LAYANG LAYANG

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Bamus Nagari Giri Maju, Usnil Amri melalui Wakil Ketua Bamus, Muhammad Ichsan yang didampingi oleh sekretarisnya, Saurab.

Ican menambahkan, karena kegiatan ini berdampak positif terhadap masyarakat dalam peningkatan ekonominya, terutama melalui dagangan berbagai kulinernya, maka kita berharap kegiatan ini ke depannya, dapat di agendakan secara resmi menjadi turnamen layang layang yang digelar berskala besar.

“Harapan kita, nantinya festival layangan ini bisa dinikmati dan digelar setiap tahun. Sebab, saat ini meski baru diadakan di tingkat Nagari, kita lihat animo peserta luar biasa, terlihat pesertanya ada yang datang dari berbagai kabupaten yang ada di Sumbar, belum lagi antusiasme masyarakat yang cukup ramai memadati lapangan ini selama turnamen berlangsung,”ujar Ican.

Di akhir kegiatan, Danang Panjiwana menambahkan, pada final yang telah dilaksanakan tadi, dapat kita saksikan bersama bagaimana semangat dan antusias peserta yang masuk final.

Kategori bagi mereka yang masuk final, sebelumnya kita laksanakan dengan sistem kelompok terbang (Keloter), di mana dari ratusan peserta yang ada kita masukan sepuluh orang per kelompok terbang.

Sementara pada penyeleksian awal, ada delapan puluh kelompok terbang, dari delapan puluh keloter itu masing-masing ada sepuluh peserta.

Danang melanjutkan, dari masing-masing keloter hanya satu peserta yang lolos ke babak berikutnya, demikian seterusnya, hingga akhirnya keloter tersebut semakin kecil jumlahnya.

Seperti yang diuraikan Danang, menurutnya hari ini di final hanya ada empat keloter, masing-masing keloter ada lima peserta.

Lanjutnya, dari empat keloter masing-masing ada satu orang pemenang dan akhirnya empat orang pemenang dijadikan dalam satu keloter.

Dalam satu keloter terakhir yang terdiri dari empat orang peserta itu, diperoleh pemenang peraih Juara satu.

Satu keloter yang hanya tinggal tiga orang itu, lomba terus dilanjutkan untuk mencari satu orang peraih juara dua, demikian juga untuk juara tiga hingga akhirnya tersisa satu orang untuk memperoleh juara harapan.

Sementara untuk Total hadiah yang diperebutkan pada turnamen layang-layang ini menurut Ketua Panitia mencapai 10 juta rupiah.

Diterangkanya, adapun kategori yang memperoleh hadiah tabanas masing-masing juara yakni, Juara Satu dengan hadiah Rp.6 juta, dimenangkan oleh Tim Starchy dari Nagari Pujarahayu, juara dua dengan hadiah Rp.3 juta diraih oleh Tim Ardana dari Nagari Wonosari dan juara tiga dengan hadiah Rp.1 juta, direbut oleh Tim Arjuna dari Plasma Tiga Nagari Lingkuang Aua sedangkan juara harapan memperoleh hadiah hiburan, diraih oleh Tim Sukaji dari Nagari Giri Maju.

“Penilaian perlombaan layang-layang pada umumnya sama, Yakni estetik, inovatif, kreatif, dan ketika di atas, tidak goyang dan mampu tegak lurus dalam hitungan yang telah disepakati oleh tim juri dan peserta,”terang Danang mengakhiri.

(Zoelnasti)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini